Kontrak pembelian pesawat M-346 diteken RI pada Juli 2026, gantikan F-16
Pabrikan Leonardo saat ini memiliki tiga pelanggan pesawat M-346F Block 20, sebagaimana dilaporkan EDR Magazine, Senin (15/6/2026). Sekolah Pilot Uji Internasional Kanada akan menerima enam pesawat latih jet canggih M-346T (dengan opsi untuk enam lagi) untuk digunakan di Pusat Pelatihan Taktis Internasional di North Bay, Ontario, yang pesanan tersebut diumumkan pada Mei 2026.
Sementara Austria memesan 12 pesawat tempur ringan M-346F pada Desember 2025, untuk melayani peran pelatihan dan pertahanan wilayah udara nasional. Sedangkan Indonesia memilih M-346F untuk pertempuran ringan dan pelatihan pilot pada akhir 2025, dan menandatangani surat niat di Singapore Air Show pada Februari 2026 dengan Leonardo untuk mengakuisisi 18 (kemudian ditingkatkan menjadi 36 unit) M346F.
Jet bermesin ganda Italia tersebut dipilih Indonesia mengalahkan pesaing dari TAI Hurjet dan Korean Aerospace Industries FA-50. Modernisasi sedang berlangsung di Angkatan Udara Indonesia (TNI AU) saat ini, sebagian besar melalui perusahaan kedirgantaraan pertahanan PT E-Systems, yang telah ditugaskan untuk mengakuisisi pesawat latih generasi baru dalam perannya sebagai kontraktor pertahanan Indonesia.
PT-E Systems Solutions akan mendukung pemeliharaan, logistik, dan penerbangan taktis, sebagai bagian dari Pusat Perang Udara TNI AU yang sedang dibentuk. Menurut sumber manajemen senior PT E-Systems, 'perusahaan juga akan mengintegrasikan Self Protection Jammer rancangan Indonesia sendiri, mengintegrasikan dan memenuhi syarat rudal udara-ke-udara jarak pendek Diehl IRIS-T, mengintegrasikan tautan data buatan dalam negeri untuk penargetan dan distribusi isyarat, serta rudal jelajah ringan MK-V Delta buatan dalam negeri.'
Sumber tersebut melanjutkan, 'PT E-Systems Solutions juga akan berpartisipasi dalam pengujian penerbangan dan kualifikasi Airborne Electronically Scanned Array (AESA) Grifo E600 bebas ITAR baru dari Leonardo, menggunakan tempat uji penerbangan milik perusahaan sendiri.' Hal itu akan membuat M-346F lebih mumpuni daripada 23 F-16C/D Block 52 TNI-AU yang masih beroperasi yang dilengkapi dengan radar APG-68 (V) yang lebih tua, yang diperoleh antara 2012-2018.
Rencana pengadaan M-346 tentu merupakan program yang ambisius, yang akan membuat Block 20 digunakan dalam peran operasional yang lebih mumpuni daripada di Kanada dan Austria. Kontrak akan ditandatangani oleh Leonardo dan PT E-Systems Solutions atas nama Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI di Jakarta pada awal Juli 2026, untuk pengadaan 12 unit M-346F.
Pesawat latih itu akan dikirimkan pada awal 2028 untuk menggantikan BAE Systems Hawk Mk 109/209 yang digunakan TNI AU sejak tahun 1990-an. Tahap kedua sebanyak 24 unit pesawat akan dikontrak pada Februari 2027.


0 Response to "Kontrak pembelian pesawat M-346 diteken RI pada Juli 2026, gantikan F-16"
Posting Komentar